Categories
Home

Atap Ringan Dari Campuran Serat Organik Bagian 2

Umumnya, atap bitumen memiliki bobot 3,5kg/m2, lebih ringan dari bobot atap beton atau genting yang mencapai 40—45kg/m2. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan. Apa pun materialnya, bila tidak diaplikasikan dengan tepat, tentu akan tetap mengurangi umur bangunan. Pemilihan material yang tepat dan pemasangan yang benar adalah kunci bangunan tahan lama dan panjang umur.

Baca juga : Distributor Jual Genset 500 Kva di Tangerang

Tip Untuk membuat skylight, potonglah lembaran atap sesuai ukuran rangka skylight. Pasanglah skylight kemudian skrup rangka pada bagian reng.

Tip Pemasangan Pada Atap Pelana

Setiap produk atap akan terbangun apik bila didukung oleh teknik pemasangan yang tepat. Hal tersebut pun berlaku untuk jenis atap bitumen. Tatok menyarankan untuk langsung mengaplikasikan Onduline pada media reng baja ringan, tanpa perlu material plywood (triplek) sebagai media datarnya. Bitumen Onduline sudah dapat menopang dengan kuat tanpa harus menggunakan triplek.

Namun, ia mengingatkan. Jika ingin mengaplikasikan pada jenis atap pelana, maka arsitek atau pemilik rumah harus memerhatikan sudut kemiringan atapnya. Sudut kemiringan yang ia sarankan adalah 300—350, sedangkan sudut kemiringan di bawah 150 harus menggunakan media triplek. Ikuti petunjuk pemasangan bila ingin pemasangan yang lebih optimal.

Biasanya, produsen telah mencantumkan langkah pemasangan di kemasan produk mereka. Satu hal yang tak boleh dilupakan saat merancang atap adalah memperhitungkan sirkulasi udara yang tepat. Tujuannya, agar ruang yang berada di bawahnya terasa lebih sejuk dan nyaman.

Panduan Pemasangan

Ukur sudut kemiringan atap. Untuk sudut kemiringan 150 atau lebih, jarak as reng minimal 60cm. Jarak over hang atau ujung atap dengan sisi luar lisplang adalah 7cm.

Gunakan benang yang diikat pada kedua ujung sekrup tersebut untuk memastikan jarak over hang 7cm.

Pastikan pemasangan lembaran atap dimulai dari sisi sebelah kiri atau sebaliknya serta dari bagian bawah ke atas (nok). Lembaran atap harus dipasang secara zig-zag.

Gunakan speedy screw (sekrup untuk mengebor) untuk menyekrupkan setiap lembaran atap. Urutan penyekrupan pertama dilakukan pada gelombang no.1, penyekrupan kedua pada gelombang no.9, dan penyekrupan selanjutnya dapat dilihat pada gambar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *