Categories
Parenting

Belajar Mengungkapkan Emosi Bag3

MEMBERIKAN PILIHAN-PILIHAN Ketika anak diberi kesempatan memilih apa yang diinginkannya, orangtua pun telah melatih anak mengungkapkan emosinya. Pilihan yang diberikan kepada anak dapat berupa pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup. Pertama, pertanyaan terbuka dimana anak akan memilih satu di antara berbagai macam pilihan yang diberikan. Misal, anak diberikan beberapa pilihan buku cerita yang ingin dibacakan sebelum tidur.

Baca juga : Kerja di Jerman

Jika anak memilih buku cerita favoritnya, berikan dukungan positif yang menguatkan pilihannya dan menjelaskan perasaannya, semisal, “Wow! Kamu suka cerita ini, ya?” atau “Buku ceritanya bagus, ya!” Anak pun dapat diberi kesempatan memilih buku atau mainan yang akan dibeli, menu makanan, tempat rekreasi yang ingin dituju, dan lainnya. Kedua, pertanyaan tertutup dimana anak memberikan jawaban ya atau “tidak”. Contoh, “Kamu suka stroberi? Anak akan menjawab “y”a atau “tidak”.” ?

BERMAIN PERAN Bermain peran merupakan salah satu cara melatih anak mengungkapkan emosi, secara lisan melalui dialog dan bahasa tubuh. Anak dilatih merasakan emosi dalam sebuah cerita atau skenario dan mengungkapkannya melalui peran yang dimainkan. Kita dapat membuat skenario pendek tentang sebuah situasi dan anak diminta bermain peran. Melalui permainan dokter-dokteran, misal, anak dapat berperan sebagai dokter ataupun pasien.

Contoh lain, kita dapat membuat skenario pendek dari cerita kesukaan anak, lalu anak berperan sebagai salah satu tokoh dalam cerita tersebut. Selain itu, kita juga dapat membuat kostum-kostum sederhana dan melibatkan saudara atau kawan sebayanya, sehingga bermain peran ini pun menjadi tambah menarik bagi anak yang menyandang autisme.

Memilih Kado Untuk Ibu Dan Bayinya

Saat mengunjungi bayi baru lahir biasanya kita membawakan kado atau bingkisan sebagai tanda suka cita atas kelahiran si kecil. Untuk kado, pilihlah benda-benda yang bermanfaat dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Tidak perlu mahal, sebab yang lebih diutamakan adalah kegunaannya. Selain hadiah untuk bayi, kita dapat juga memberikan hadiah untuk si ibu; buah-buahan, camilan sehat, atau makanan matang yang pastinya aman dikonsumsi ibu yang habis melahirkan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *