Categories
Parenting

Manfaat Episiotomi

  • Mengurangi risiko robekan yang lebih luas. • Luka yang sedikit akan membuat proses penyembuhan menjadi lebih cepat. • Memperluas jalan lahir agar bayi dapat lebih mudah keluar panggul, terlebih bila bayi berukuran besar. • Mengurangi risiko ibu kekurangan darah yang disebabkan oleh luka. Semakin besar luka, maka darah yang dikeluarkan tentu saja akan semakin banyak.

Baca juga : kursus bahasa Jerman di Jakarta

Perawatan Pascaepisiotomi

Setelah proses persalinan selesai, lamanya proses penyembuhan luka sekitar 5-7 hari. Sedangkan proses pemulihan tubuh secara menyeluruh membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Namun, pemulihan setiap mamil jelas berbeda, bergantung pada kondisi tubuh dan perawatan luka karena setiap luka berpotensi infeksi bila tak dirawat dengan baik. Untuk itu, beberapa langkah perawatan ini perlu Mama lakukan pascapersalinan normal:

  • Rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Pascapersalinan normal maupun sesar, bisanya dokter akan memberikan antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka. Minumlah sesuai anjuran supaya pemulihan luka dapat lebih cepat selesai. • Vagina tetap bersih dan kering. Sehabis membersihkan bekas pipis maupun pup, kompres luka dengan antiseptik pemberian dokter untuk mencegah terjadinya infeksi.
  • Konsumsi makanan sehat. Tubuh yang sehat merupakan modal utama untuk penyembuhan luka yang cepat. Untuk itu, konsumsilah makanan bergizi, seperti: telur, daging, sayur, dan buah. Bila Mama ada riwayat alergi, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter mengenai makanan apa saja yang dapat memengaruhi luka, semisal pontensi timbulnya rasa gatal.
  • Banyak gerak namun wajar. Banyak gerak bila memungkinkan akan membantu melenturkan otot-otot sekitar vagina sehingga mempercepat proses pemulihan. Namun, Mama tidak perlu beraktivitas berlebihan karena dalam sebulan pertama kondisi tubuh belum pulih benar. Perbanyak istirahat supaya mendapatkan energi cukup untuk merawat buah hati. • Kontrol ke dokter. Untuk melihat apakah luka sudah sembuh betul, Mama bisa konsultasi ke dokter kandungan sesuai jadwal yang diberikan atau satu minggu setelah proses persalinan.
Categories
Parenting

Kiat Mengatasi Stres

  • Waspadai Keinginan Menggebu Banyak Mama, meski sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya namun kehamilan belum juga didapat. Memang, Mama sudah tidak stres lagi dengan pekerjaan tetapi datang stres lain. Misalnya Mama merasa tertekan oleh keinginan menggebu untuk hamil, penantian panjang yang membuat Mama semakin khawatir, juga beban-beban lain seperti kesal karena sering ditanya tentang hamil/ anak. Mama perlu berusaha untuk me ngontrol keinginan tersebut sehingga tidak menjadi stres baru.

Baca juga : tes toefl Jakarta

  • Pasrahkan Diri Terkadang kehamilan itu tidak bisa diprogramkan. Bila Tuhan belum meng izinkan kita memiliki anak maka selama itu kita tidak bakal dianugerahinya. Selain berusaha, sebaiknya, kita mendekatkan diri kepada Tuhan, berdoa, bersedekah, dan menyerahkan semua kepada kuasaNya. Biar bagaimanapun, Tuhanlah yang menentukan apakah kita akan dianugerahi momong an atau belum.

  • Kerja sama Pasangan Papa-Mama harus menyadari bahwa kehamilan didapat dari hasil kerja sama. Bila Mama sedang mengalami stres, maka Papa harus menguatkan Mama supaya bisa keluar dari permasalahannya. Komunikasi yang baik sangat penting dilakukan sehingga Papa bisa melakukan hal yang dibutuhkan Mama. Demikian pula sebaliknya. Dengan saling mendukung diharapkan beban yang dihadapi Mama dan Papa bisa lebih teratasi.
  • Pola Hidup Sehat Asupan gizi seimbang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kebugaran, kesehatan, juga daya tahan tubuh Mama dan Papa. Sebaiknya Mama-Papa memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Diharapkan Mama bisa mendapatkan masa subur lebih mudah sementara Papa mendapatkan kualitas dan kuantitas sel sperma nya dengan baik dan cukup. Selain itu, disarankan Mama Papa meninggalkan kebiasaan buruk seperti merokok, bergadang, apalagi minum minuman beralkohol. Lakukan olahraga secara teratur sehingga kebugaran tubuh tetap terjaga.

Tetapi stresnya karena selalu memikirkan kapan ia hamil? Kenapa lama sekali? Setiap bulan ia selalu kecewa kalau hasil test packnya negatif. “Tapi saya kemudian berusaha santai, pasrah, berdoa, dan menjalani hidup dengan tanpa beban. Syukurlah tak berapa lama kemudian Allah memberi kepercayaan sama saya untuk hamil, Alhamdullillah .”

Untuk terjadinya pematangan sel telur itu terjadi peningkatan hormon estrogen. Untuk mengatur pengeluaran hormon-hormon ini diatur oleh hormon FSH dan LH.

Sumber : pascal-edu.com