Categories
Parenting

Parenting Tips – Memenuhi Anak Kosong yang sugestif Solusi Mengasuh Asuh

Mengasuh anak adalah tindakan mencari orang muda yang membutuhkan dan membina kesejahteraan orang itu di rumah Anda.

Remaja didefinisikan sebagai anak yang saat ini tidak tinggal bersama keluarga kandungnya. Orang tua asuh sangat penting untuk menyediakan lingkungan yang stabil dan homogen bagi kaum muda dengan cara yang aman dan mendukung. Anak asuh mungkin atau mungkin tidak memiliki kebutuhan khusus. Sebagian besar, mereka biasanya, agaknya, anak-anak normal dengan beberapa kekurangan emosional, mental, fisik atau psikologis.

Sebagian besar pengasuhan asuh terjadi dalam kasus seorang anak muda yang bukan dari alat Asal biologis orang tua asuh. Mereka biasanya, meskipun tidak selalu, perempuan.

Permasalahan yang muncul dengan adanya Asuh Asuh adalah bahwa orang tua asuh diharuskan untuk memenuhi sejumlah persyaratan mengenai anak dari program pengasuhan asuh. Orang muda, untuk alasan yang jelas, tidak akan memiliki ikatan biologis dengan orang tua.

Tantangannya terletak pada memastikan bahwa tugas orang tua asuh untuk mengasuh anak dilakukan secara profesional, penuh kasih dan adil. Ini adalah pertanyaan besar. Keberhasilan mengasuh anak yang unggul tidak ditentukan oleh seberapa cantik anak-anak atau seberapa banyak penghasilan orang tua. Orang tua asuh yang berhasil ditentukan oleh kemampuan orang tua untuk mengasuh anak dengan cara yang menguntungkan bagi pertumbuhannya, keberhasilan kejuruan, dan perilaku fungsional.

Persyaratan pertama untuk keberhasilan mengasuh anak adalah bahwa orang tua asuh dan anak asuh menghabiskan waktu bersama secara konsisten; Januari hingga Maret adalah waktu yang tepat untuk membina. Syarat kedua adalah anak asuh harus dievaluasi oleh pekerja sosial yang terlatih secara profesional untuk menentukan kelayakan anak untuk diadopsi. Syarat ketiga adalah anak angkat harus diperlakukan dengan bermartabat dan hormat.

Salah satu pertimbangan bagi Orang Tua Asuh adalah menentukan anak seperti apa yang akan kita asuh. Sangat menggoda, ketika mengambil peran sebagai orang tua asuh, untuk menunjuk ke arah seorang anak yang belum mencapai usia delapan belas tahun. (Pada usia ini, anak cenderung mengalami beberapa keterlambatan perkembangan dan berada di jalur menuju perilaku merusak diri sendiri.)

Biasanya, hal terbaik yang harus dilakukan adalah menghindari adopsi anak secara formal sampai seorang anak berusia delapan belas tahun mencapai usia legal untuk menerima pertimbangan sebagai orang tua angkat. Tentu saja, kadang-kadang perlu diadakan sidang pengadilan untuk melindungi anak dan orang tua angkatnya.

Berikut adalah bagaimana orang tua asuh dapat menghindari keharusan mengadopsi anak dari usia delapan belas tahun sampai mereka berusia dua puluh dua tahun.

 

1. Anak yang berusia delapan belas tahun biasanya, tetapi tidak selalu, cukup dewasa secara mental untuk memahami implikasi dari keputusan untuk menjadi orang tua angkat (pada usia tersebut) seorang anak.

2. Anak harus menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab – dan dapat diandalkan – dalam situasi situasi pengasuhan asuh.

3. Anak harus dapat diterima oleh orang tua angkat dan pasangan kedua orang tua.

4. Anak harus berada dalam posisi untuk menerima dan mematuhi peran orang tua asuh.

5. Yang terpenting, anak harus memiliki hak yang sah untuk dijemput karena ia sudah siap tumbuh kembang.

Kebanyakan pengadilan tidak mempertimbangkan usia ketika menetapkan rencana adopsi, khususnya mereka tidak menempatkan orang muda ke penempatan permanen dengan orang tua angkat. Hal ini sesuai dengan tujuan dalam pengasuhan untuk mengatur anak asuh untuk sukses. Pengasuhan Asuh telah lama mengakui hubungan antara pengalaman orang tua yang sehat dan sukses dan komitmen anak untuk mengasuh anak dengan sukses.

Di A.S., sistem pengadilan A.S. mengizinkan orang tua angkat untuk mempertimbangkan anak tersebut sebagai saudara yang lebih tua. Ini terdengar mengejutkan bagi orang-orang, tetapi ini legal di bawah program yang dikenal sebagai Program Pelatihan Kesejahteraan Anak Nasional. Fleksibilitas Undang-Undang No Child Left Behind tahun 2002 memungkinkan negara bagian atau kabupaten yang anak-anaknya diasuh dalam sistem kesejahteraan anak publik pilihan untuk memperlakukan anak sebagai saudara yang lebih tua.

Salah satu persyaratan terpenting dalam proses menjadi orang tua asuh adalah setuju untuk tidak pernah mengubah anak dari hak asuh menurut kantor atau pengadilan yang telah membuat keputusan tentang siapa wali sah anak itu. Penting bagi orang tua asuh untuk memastikan bahwa mereka menjaga anak di sekolah yang sama, meminum obat yang sama, dan menghadiri kegiatan yang sama dengan anak, sementara juga memiliki keputusan akhir.

Categories
Parenting

Belajar Mengungkapkan Emosi Bag3

MEMBERIKAN PILIHAN-PILIHAN Ketika anak diberi kesempatan memilih apa yang diinginkannya, orangtua pun telah melatih anak mengungkapkan emosinya. Pilihan yang diberikan kepada anak dapat berupa pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup. Pertama, pertanyaan terbuka dimana anak akan memilih satu di antara berbagai macam pilihan yang diberikan. Misal, anak diberikan beberapa pilihan buku cerita yang ingin dibacakan sebelum tidur.

Baca juga : Kerja di Jerman

Jika anak memilih buku cerita favoritnya, berikan dukungan positif yang menguatkan pilihannya dan menjelaskan perasaannya, semisal, “Wow! Kamu suka cerita ini, ya?” atau “Buku ceritanya bagus, ya!” Anak pun dapat diberi kesempatan memilih buku atau mainan yang akan dibeli, menu makanan, tempat rekreasi yang ingin dituju, dan lainnya. Kedua, pertanyaan tertutup dimana anak memberikan jawaban ya atau “tidak”. Contoh, “Kamu suka stroberi? Anak akan menjawab “y”a atau “tidak”.” ?

BERMAIN PERAN Bermain peran merupakan salah satu cara melatih anak mengungkapkan emosi, secara lisan melalui dialog dan bahasa tubuh. Anak dilatih merasakan emosi dalam sebuah cerita atau skenario dan mengungkapkannya melalui peran yang dimainkan. Kita dapat membuat skenario pendek tentang sebuah situasi dan anak diminta bermain peran. Melalui permainan dokter-dokteran, misal, anak dapat berperan sebagai dokter ataupun pasien.

Contoh lain, kita dapat membuat skenario pendek dari cerita kesukaan anak, lalu anak berperan sebagai salah satu tokoh dalam cerita tersebut. Selain itu, kita juga dapat membuat kostum-kostum sederhana dan melibatkan saudara atau kawan sebayanya, sehingga bermain peran ini pun menjadi tambah menarik bagi anak yang menyandang autisme.

Memilih Kado Untuk Ibu Dan Bayinya

Saat mengunjungi bayi baru lahir biasanya kita membawakan kado atau bingkisan sebagai tanda suka cita atas kelahiran si kecil. Untuk kado, pilihlah benda-benda yang bermanfaat dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Tidak perlu mahal, sebab yang lebih diutamakan adalah kegunaannya. Selain hadiah untuk bayi, kita dapat juga memberikan hadiah untuk si ibu; buah-buahan, camilan sehat, atau makanan matang yang pastinya aman dikonsumsi ibu yang habis melahirkan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Categories
Parenting

Cermati Gangguan Penglihatan

Dibandingkan anak-anak usia sekolah, Mama perlu usaha ekstra untuk menemukan adanya gangguan penglihatan pada si balita. Sebab, ia masih terlalu kecil untuk memahami adanya masalah. Untuk itu, Mama perlu lebih teliti dalam mengamati gejala-gejala yang berhubungan dengan masalah penglihatan.

Baca juga : Beasiswa s1 jerman

Misalnya, ketika kedua matanya terlihat agak juling atau ia sering kedapatan sering mengernyitkan alis saat melihat. Begitu juga jika si kecil cenderung sensitif terhadap cahaya atau menabrak maupun melewatkan bendabenda yang seharusnya terlihat. Gejala paling jelas: si kecil menonton dalam jarak sangat dekat karena tidak kelihatan. Bila gejala-gejala ini dialami si kecil Mama, sebaiknya bawa dia ke dokter untuk menjalani pemeriksaan mata.

Wahana Bermain Di Lunar Dream Project

Sains dan teknologi tak bisa dipisahkan lagi dari kehidupan manusia. Menyadari hal ini, produsen minuman isotonik Pocari Sweat beberapa waktu lalu di Jakarta, menggelar acara Lunar Dream Project di mal Kota Kasablanka, Jakarta. Acara ini menghadirkan sejumlah wahana interaktif yang mampu mendekatkan sains pada keseharian anak-anak Indonesia. Wahana-wahana tersebut bisa dicoba, dimainkan, dan dieksplorasi oleh anak-anak.

Beberapa di antaranya: Lunar Dream Planetarium, Robot Exhibition, Brain & Hydration Leap Motion, Hydration Test Simulator, dan VR Games Experience. Pada kesempatan yang sama, ditayangkan pula film mengenai sejarah bulan. Di sini pengunjung cilik bisa mengikuti kelas di zona Robot Exhibition sekaligus bisa praktik untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi dan dehidrasi di Brain & Hydration Leap Motion. Tidak kalah menarik, pengunjung juga dapat menFREDb Hydration Test Simulator, sebuah mobil simulator dengan misi meletakkan Pocari Sweat Time Capsule untuk pertama kalinya di bulan.

Bersamaan dengan pembukaan wahana, Daniel Pieter selaku Head of Marketing Pocari Sweat menginformasikan bahwa Pocari Sweat akan menjadi minuman pertama yang mendarat di bulan bersama astronot dari Amerika Serikat. “Proyek ini kami namakan Lunar Dream Project. Melalui proyek ini kami juga akan membuka mata anak-anak di seluruh dunia, dan di Indonesia tentunya, bahwa hanya dengan sains dan teknologi, hal itu bisa terwujud.”

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

 

Categories
Parenting

Manfaat Episiotomi

  • Mengurangi risiko robekan yang lebih luas. • Luka yang sedikit akan membuat proses penyembuhan menjadi lebih cepat. • Memperluas jalan lahir agar bayi dapat lebih mudah keluar panggul, terlebih bila bayi berukuran besar. • Mengurangi risiko ibu kekurangan darah yang disebabkan oleh luka. Semakin besar luka, maka darah yang dikeluarkan tentu saja akan semakin banyak.

Baca juga : kursus bahasa Jerman di Jakarta

Perawatan Pascaepisiotomi

Setelah proses persalinan selesai, lamanya proses penyembuhan luka sekitar 5-7 hari. Sedangkan proses pemulihan tubuh secara menyeluruh membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Namun, pemulihan setiap mamil jelas berbeda, bergantung pada kondisi tubuh dan perawatan luka karena setiap luka berpotensi infeksi bila tak dirawat dengan baik. Untuk itu, beberapa langkah perawatan ini perlu Mama lakukan pascapersalinan normal:

  • Rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Pascapersalinan normal maupun sesar, bisanya dokter akan memberikan antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka. Minumlah sesuai anjuran supaya pemulihan luka dapat lebih cepat selesai. • Vagina tetap bersih dan kering. Sehabis membersihkan bekas pipis maupun pup, kompres luka dengan antiseptik pemberian dokter untuk mencegah terjadinya infeksi.
  • Konsumsi makanan sehat. Tubuh yang sehat merupakan modal utama untuk penyembuhan luka yang cepat. Untuk itu, konsumsilah makanan bergizi, seperti: telur, daging, sayur, dan buah. Bila Mama ada riwayat alergi, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter mengenai makanan apa saja yang dapat memengaruhi luka, semisal pontensi timbulnya rasa gatal.
  • Banyak gerak namun wajar. Banyak gerak bila memungkinkan akan membantu melenturkan otot-otot sekitar vagina sehingga mempercepat proses pemulihan. Namun, Mama tidak perlu beraktivitas berlebihan karena dalam sebulan pertama kondisi tubuh belum pulih benar. Perbanyak istirahat supaya mendapatkan energi cukup untuk merawat buah hati. • Kontrol ke dokter. Untuk melihat apakah luka sudah sembuh betul, Mama bisa konsultasi ke dokter kandungan sesuai jadwal yang diberikan atau satu minggu setelah proses persalinan.
Categories
Parenting

Kiat Mengatasi Stres

  • Waspadai Keinginan Menggebu Banyak Mama, meski sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya namun kehamilan belum juga didapat. Memang, Mama sudah tidak stres lagi dengan pekerjaan tetapi datang stres lain. Misalnya Mama merasa tertekan oleh keinginan menggebu untuk hamil, penantian panjang yang membuat Mama semakin khawatir, juga beban-beban lain seperti kesal karena sering ditanya tentang hamil/ anak. Mama perlu berusaha untuk me ngontrol keinginan tersebut sehingga tidak menjadi stres baru.

Baca juga : tes toefl Jakarta

  • Pasrahkan Diri Terkadang kehamilan itu tidak bisa diprogramkan. Bila Tuhan belum meng izinkan kita memiliki anak maka selama itu kita tidak bakal dianugerahinya. Selain berusaha, sebaiknya, kita mendekatkan diri kepada Tuhan, berdoa, bersedekah, dan menyerahkan semua kepada kuasaNya. Biar bagaimanapun, Tuhanlah yang menentukan apakah kita akan dianugerahi momong an atau belum.

  • Kerja sama Pasangan Papa-Mama harus menyadari bahwa kehamilan didapat dari hasil kerja sama. Bila Mama sedang mengalami stres, maka Papa harus menguatkan Mama supaya bisa keluar dari permasalahannya. Komunikasi yang baik sangat penting dilakukan sehingga Papa bisa melakukan hal yang dibutuhkan Mama. Demikian pula sebaliknya. Dengan saling mendukung diharapkan beban yang dihadapi Mama dan Papa bisa lebih teratasi.
  • Pola Hidup Sehat Asupan gizi seimbang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kebugaran, kesehatan, juga daya tahan tubuh Mama dan Papa. Sebaiknya Mama-Papa memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Diharapkan Mama bisa mendapatkan masa subur lebih mudah sementara Papa mendapatkan kualitas dan kuantitas sel sperma nya dengan baik dan cukup. Selain itu, disarankan Mama Papa meninggalkan kebiasaan buruk seperti merokok, bergadang, apalagi minum minuman beralkohol. Lakukan olahraga secara teratur sehingga kebugaran tubuh tetap terjaga.

Tetapi stresnya karena selalu memikirkan kapan ia hamil? Kenapa lama sekali? Setiap bulan ia selalu kecewa kalau hasil test packnya negatif. “Tapi saya kemudian berusaha santai, pasrah, berdoa, dan menjalani hidup dengan tanpa beban. Syukurlah tak berapa lama kemudian Allah memberi kepercayaan sama saya untuk hamil, Alhamdullillah .”

Untuk terjadinya pematangan sel telur itu terjadi peningkatan hormon estrogen. Untuk mengatur pengeluaran hormon-hormon ini diatur oleh hormon FSH dan LH.

Sumber : pascal-edu.com