Categories
Home

Sentra PAVING BLOCK di Cirebon

Anda orang Cirebon, Majalengka, Indramayu, dan Kuningan, yang sedang mencari paving block? Datang saja ke Jalan Nyi Ageng Serang, Cirebon.Walau masuk ke dalam wilayah Cirebon, sentra ini dapat menjangkau Majalengka, Indramayu, dan Kuningan. Ini dikarenakan Jalan Nyi Ageng Serang berada di perbatasan antara Cirebon Majalengka dan Cirebon Kuningan.

Baca juga : Distributor Genset 500 Kva di Depok

Sementara, bagi Anda yang tinggal di Indramayu, bisa menjangkau tempat ini melalui jalur Kadipaten dan Rajagaluh (Majalengka). Jarak sentra ini ke perbatasan Majalengka hanya 5 menit (±1km) dan ke Kuningan hanya 15 menit (±4km). Dilihat dari jalur kendaraan umum pun, sentra ini berada di rute angkutan umum Pasar Keramat (Cirebon)—Pasar Rajagaluh (Majalengka).

Strategis, Mudah Dicari

Bagi Anda yang sering mudik dari Jakarta ke Jawa melalui jalur Subang Majalengk Cirebon Jawa Tengah/Jawa Timur, Anda akan melewati jalan ini. Soalnya, sentra ini berada di jalan alternatif Jakarta Jawa. Walaupun ada beberapa sentra yang lokasinya agak masuk ke dalam, tidak jauh dari jalan utama.

Jika Anda masih bingung, sentra ini terletak di jalan pemisah antara Desa Bobos dan Desa Cikalahang. Desa Bobos terkenal dengan sentra batu alam paras Palimanan, sementara Desa Cikalahang terkenal dengan tempat wisata (Talaga Remis, Talaga Nilem, sentra ikan bakar, dan pemandian alami Kolam Renang Hegar). Ini yang membuat sentra ini strategis dan mudah dicari.

Pembuatnya Orang Lokal

Di sentra ini terdapat 10 produsen lokal yang memproduksi dan menjual sendiri paving block buatannya. Walau lokal, jangan khawatir akan kualitasnya, tidak kalah jauh dengan hasil pabrikan. Jika datang langsung pun, Anda berkesempatan melihat langsung proses pembuatan paving block dari awal hingga akhir karena hampir setiap hari mereka memproduksi.

Jadi, Anda bisa menilai bagaimana proses kerja dan kualitas materialnya. Proses pekerjaan yang dilakukan para produsen lokal ini masih setengah manual. Ini dikarenakan masih ada campur tangan manusia saat proses pembuatan. “Mesin hanya digunakan untuk mencetak. Kalau proses pencampuran bahan tetap dikerjakan oleh tukang,” ucap Eko, pemilik pabrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *